YURISTGAMEINIGAMEID101

Konsep Dasar Geografi / Konsep Esensial Geografi ( SMA )

Halo... Kembali lagi dengan Ryzena ID | Pusat Tutorial Pendidikan Indonesia , Kali Ini Ryzena ID akan Membagikan Ilmu Lagi Dalam Mata Pelajaran Geografi SMA , Nah kali ini Ryzena ID akan membahas tentang "Konsep Dasar Geografi Atau Konsep esensial Geografi " Oke... Kita Langsung Saja๐Ÿ˜Š.  

Konsep-konsep dasar geografi yang harus kita kuasai adalah sebagai berikut ! ๐Ÿ˜Ž.

1. Konsep Lokasi
      Tahukah Anda Dimana fenomena tersebut dibawah ini berada ?
Sumber : yukpiknik.com
Gambar 1.1 Fenomena Geografi    
Pertanyaan ini merupakan konsep utama dalam geografi. Melalui Konsep ini, kita dapat menentukan lokasi suatu Kejadian Atau Fenomena ditemukan atau dibangun di permukaan bumi. Lokasi suatu fenomena / kejadian dapat ditentukan oleh dua hal.

a.)  Lokasi Absolut ( Lokasi Tetap) , yaitu lokasi yang diukur secara rinci dan akurat mengunakan koordinat. Koordinat ini menggunakan garis astronomis, yaitu garis lintang dan bujur.
Sumber : asiasociety.org
Gambar 1.2 Lokasi absolut, Indonesia terletak di 6 derajat Lintang Utara (LU) – 11 derajat Lintang Selatan (LS) dan diantara 95 derajat bujur timur – 141 derajat Bujur timur.

b.) Lokasi Relatif , yaitu lokasi dari salah satu fenomena / kejadian dalam kaitannya dengan fenomena yang lain dan diukur dengan jarak serta arah.
Gambar 1.3 Lokasi Rumah Yang bagus dan bernilai investasi tinggi merupakan salah satu contoh lokasi relatif

Lokasi relatif suatu tempat biasanya mempengaruhi juga nilai suatu lahan. Contohnya, Seperti gambar diatas Perumahan yang bagus dibangun dengan biaya sangat mahal, nilai jualnya akan jatuh ketika dibangun Didekat Sarean ( Kuburan ) .

2. Konsep Jarak
   Ketika Anda disuruh pergi ke suatu tempat, pernahkah Anda menanyakan Pertanyaan ini? " Jauh tidak tempatnya pak ? atau kira-kira Jika naik Kendaraan Motor berapa lama sampai ke sana?" Menurut Kajian geografi, pertanyaan tersebut sudah mengunakan konsep jarak. Jika Kita Terjemahkan, konsep jarak adalah panjang dari suatu lokasi / tempat ke tempat / lokasi lain.

  Jarak suatu Lokasi / tempat dapat kita bagi menjadi dua, yaitu Jarak Absolut dan Jarak Relatif . Nama yang sama sepeti Konsep lokasi diatas Namun Secara Artian Berbeda.

a.) Jarak Absolut merupakan jarak yang ditarik garis lurus antara dua titik. Oleh Karena itu, Jarak Absolut Sering juga disebut dengan Jarak yang real ( jarak yang sesungguhnya). 
Sumber ryzena.id
Gambar 1.4 Jarak Absolut Rumah Saya Ke Sekolah.
b.) Jarak Relatif adalah jarak atas pertimbangan tertentu misalnya rute , waktu, biaya, dan sebagainya. Suatu contoh adalah rumah saya dengan sekolah saya berjarak hampir 25 KM , Untuk menuju Kesekolah saya itu mudah Banyak Transportasi Seperti bus Namun , Untuk Transportasi umum selain Lama menunggu masih ngetem membuat saya Telat ke sekolah , Kalau Saya Mengunakan Transportasi Motor Agar Lebih mudah.




3.) Konsep Keterjangkauan
adalah jarak atas terjangkaunya suatu wilayah/daerah dari satu ke wilayah lain . Suatu Contoh  rumah saya dengan sekolah saya berjarak hampir 25 KM , Untuk menuju Kesekolah saya itu mudah Banyak Transportasi Seperti bus Namun , Untuk Transportasi umum selain Lama menunggu masih ngetem membuat saya Telat ke sekolah , Kalau Saya Mengunakan Transportasi Motor Agar Lebih mudah ๐Ÿ˜….
Gambar 1.5 Kota Sukoharjo.


4.) Konsep Pola
Pola merupakan bentuk, struktur, dan persebaran fenomena atau kejadian di permukaan bumi baik gejala alam maupun gejala sosial
Gambar 1.6 Pola Perumahan.


5.) Konsep Morfologi
           Konsep Morfologi berkaitan dengan pembahasan bentuk lahan di permukaan bumi. Kita dapat melihat bentuk Gunung, bukit, Dataran rendah, Pantai, dan Lain-Lain. Konsep ini dapat akan membantu kita/Agan/Anda mengetahui potensi suatu lahan. Contohnya, Pembangunan Prasarana umum Seperti Lalu lintas , Umum , Pemerintahan di wilayah perbukitan akan jauh lebih mahal dari pada Daerah Landai / Dataran Rendah Pada Umumnya. 

Sumber kompasiana.com
Gambar 1.7 Pegunungan Manoreh

6.) Konsep Aglomerasi
Konsep aglomerasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pemusatan atau pengelompokkan fenomena di permukaan bumi. Konsep Aglomerasi berkaitan dengan mengelompoknya suatu bentuk atau kegiatan. Contohnya , Pembangunan Permukiman Selalu Mendekati Lembah Sungai. Wilayah ini memilih cadangan air yang cukup. Contoh lain sebagai ibu kota provinsi, kota Surabaya menjadi pusat perekonomian, perdagangan, dan pusat pemerintahan.


Gambar 1.3 Lokasi Rumah Yang bagus dan bernilai investasi tinggi merupakan salah satu contoh lokasi relatif.


7.) Konsep Nilai Kegunaan
      Bayangkan Kalian Mempunyai Lahan Kebun Kosong di sekitar Rumah anda. Menurut Kamu, Lahan tersebut akan digunakan untuk Sebagai apa ? Jawaban anda coba bandingkan dengan jawaban Teman Sebangku kamu. Mungkinada yang menjawab ingin dibuat Kantin , Kontrakan, Kos-kosan , hotel dan Lain-lain Konsep geografi yang berkatan dengan hal tersebut adalah konsep nilai kegunaan, yaitu nilai suatu tempat mempunyai kegunaan yang berbeda beda jika Dilihat dari Fungsinya.


8.) Konsep Interaksi dan interdepensasi
Konsep interaksi dan interdependensi adalah konsep yg berhubungan dgn hubungan antara suatu wilayah dgn wilayah lain , Sebagai Contohnya, daerah jakarta tidak dapat memenuhi kebutuhannya akan ketersedian bawang merah dan Kelangkaan Gas Elpiji 3kg.


9.) Konsep Diferensiasi Area 
         Perhatikan Kedua gambar dibawah ini!

Gambar 1.8 Guru 

Gambar 1.8.2 Nelayan



Kedua Gambar tersebut menunjukan dua aktivitas yang berbeda. Gambar Pertama Menunjukan Aktivitas Guru melaksanakan Kegiatan di Ruang Sekolah . Gambar Kedua Menunjukan aktivitas penduduk didaerah Pantai yang bermatapencaharian Nelayan . Contoh Tersebut menunjukan adanya fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainya. Keunikan Suatu tempat ternasuk dalam Konsep Diferensiasi Area. Konsep ini ingin menunjukan bahwa ruang permukaan bumi tidaklah serupa / seragam.

10.) Konsep Keterkaitan Keruangan
Konsep Keterkaitan Keruangan adalah konsep yang menunjukkan tingkat keterkaitan antar wilayah dan mendorong terjadinya interaksi sebab-akibat antarwilayah . Suatu Contoh Pernahkah anda menanyakan penyebab kemacetan di jakarta? Salah satunya adalah Mobilitas penglaju (pekerja) yang rumahnya pingiran Jakarta. Contoh Tersebut menujukkan adanya tingkat keterkaitan antar wilayah dan mendorong terjadinya interaksi sebab-akibat antar wilayah. Derajat keterkaitan antar wilayah, baik mengenai alam maupun sosial termasuk ke dalam konsep keterkaitan keruangan.

Gambar 1.9 Jakarta




Sekian Pembahasan Ryzena ID Mengenai Konsep Dasar Geografi  Apabila Ada Kata2 dari Artikel Tersebut Kurang Pas Kami Minta Maaf Sebesar-besarnya . Jangan Lupa Menshare Artikel Ini Ya..... Apabila Ingin Request Anda Bisa menghubungi Kami Lewat Via Chat yang kami sediakan Terima Kasih......!

About Author

Ryzena ID

Halo Nama saya Adira Bintang Pemana , Saya Berumur 16 tahun , saya adalah seorang Penulis Pemula Blog , saya bersekolah di Sma Negeri 3 Wonogiri . Motivasi Saya Ngeblog adalah Ingin Membagi ilmu saya kepada orang lain .

Related Post